Berdasarkan laporan 5G Microwave Report, sekitar 38% dari seluruh situs telekomunikasi global akan terhubung ke jaringan menggunakan wireless backhaul pada tahun 2025.
Dengan hadirnya teknologi-teknologi baru seperti Unmanned Aerial Vehicle (UAV), High Altitude Platform Station (HAPS), frekuensi Millimeter Wave (mmWave), Massive Multiple-Input Multiple-Output (mMIMO), dan beamforming, wireless backhaul diprediksi akan menjadi bagian integral dari jaringan 5G.
Meski konsep ini sebenarnya bukan hal baru, dulu performanya masih kalah dibanding fiber backhaul. Namun, dengan hadirnya teknologi-teknologi baru tersebut, fiber tidak lagi jadi satu-satunya teknologi utama untuk backhauling. Seiring dengan proyeksi densifikasi jaringan, wireless backhaul kini menjadi sesuatu yang wajib digunakan.
Masih ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi agar wireless backhaul bisa digunakan secara efisien. Alokasi sumber daya, deployment, penjadwalan, manajemen daya, dan efisiensi energi adalah beberapa di antaranya.
Wireless backhaul juga berperan sebagai enabler bagi teknologi-teknologi baru dan secara signifikan meningkatkan performa teknologi yang sudah ada. Beberapa contohnya adalah konektivitas pedesaan, komunikasi satelit, dan mobile edge computing — semua ini dimungkinkan berkat wireless backhaul. Penggunaan small cell dengan wireless backhaul juga menghadirkan tantangan keamanan tersendiri. Badan-badan regulator jaringan seluler saat ini tengah melakukan upaya standardisasi, khususnya untuk konsep Integrated Access-Backhaul (IAB), yang akan dibahas secara singkat.
Terakhir, wireless backhaul juga diproyeksikan akan menjadi bagian penting dari jaringan generasi setelah 5G (beyond 5G). Konsep-konsep baru seperti cell-free networking, ultra-massive MIMO, dan jaringan dengan kepadatan sangat tinggi juga menunjukkan tren ini. Dalam kajian ini, kami akan membahas berbagai isu, tantangan, peluang, dan aplikasi wireless backhaul pada jaringan 5G, sekaligus menyinggung secara singkat konsep-konsep terkait wireless backhaul di era beyond 5G, termasuk isu keamanan dan standardisasi.
